Murah Meriah Pakaian Bekas, Membeli Layaknya Beli Pentol Saja

DI TENGAH serbuan jual beli online yang menyasar para pengguna gawai, ternyata pasar pakaian bekas asal luar negeri masih bisa bertahan. Konveksi bekas impor ini dipatok dengan harga sangat miring hanya Rp 5 ribu per pasang, sehingga menarik minat para pembeli.

PAKAIAN bekas yang kebanyakan berasal dari Tiongkok, Korea, Jepang dan negara tetangga lainnya seperti Singapura dan Malaysia juga memasuki pasar-pasar yang ada di Kalimantan Selatan. Seperti di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.

Produk sandang murah meriah seperti kemeja ,kaos, celana jeans, hingga celana dalam dijaja para pedagang di tepi Jalan Martapura Lama (Jalan Veteran). Diduga karena harganya yang sangat murah, maka banyak pembeli yang datang.

Iklan Samping 300×250

“Beli celana kemeja dan kaos ini, saya seperti beli pentol buat anak aja,karena murahnya,” ujar Hasanah salah seorang pembeli pakaian bekas kepada jejakrekam.com, Minggu (15/4/2018).

Sebagian pengendara sepeda motor yang melintas Jalan Martapura Lama di Simpang 4 Sungai Tabuk sengaja berhenti untuk melihat-lihat tumpukan pakaian bekas yang dibandrol tak menguras kantong. Tidak sedikit mereka yang singgah ini membeli pakaian bekas.

“Malaran gasan  tilasan tulak maunjun baju lima ribuan ngini (lumayan untuk pakaian pergi memancing, harganya cuma lima ribu perak),” ujar salah seorang pembeli.

Utuh Mawan, pedagang pakaian bekas ini tidak menjelaskan darimana ia mendapatkan pasokan pakaian bekas yang dijual saban akhir pekan itu. Tetapi, ia menjelaskan sudah dua hari membuka usaha ini. Dia mengaku mendapat hasil lumayan dengan banyaknya pembeli, bahkan bisa membawa pulang untuk perekonomian rumah tangganya.(jejakrekam)

Penulis Syahminan
Editor Didi G Sanusi
Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.