Perang Sampah untuk Jaga Kualitas Air Waduk Riam Kanan

SAMPAH memenuhi kawasan waduk Riam Kanan, Kabupaten Banjar. Padahal, di kawasan ini ada PLTA Pangeran Muhammad Noor dan sumber air baku bagi beberapa perusahaan air minum di Kalsel.

DINAS Kehutanan Kalsel, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalsel dan  Kabupaten Banjar, BPBD Banjar, UPT Tahura Sultan Adam, PT PLN Wilayah Kalselteng, Polsek Aranio, Koramil Aranio, pihak Kecamatan Aranio, dan masyarakat menggelar perang sampah di Waduk Riam Kanan.

Kegiatan tersebut bertujuan membersihkan sampah-sampah non organik yang ada di waduk itu. Sebab potensi terburuk yang dapat mengganggu kualitas waduk adalah sampah.

Kepala DLH Kalsel M Ikhlas mengatakan, kegiatan ini penting untuk menjaga kualitas air yang dialirkan Waduk Riam Kanan ke Martapura, Banjarbaru, dan Banjarmasin.

PPMI2

“Semoga mampu membangkitkan kesadaran masyarakat untuk menjaga Waduk Riam Kanan dari potensi kerusakan akibat sampah, sehingga bisa memastikan kelangsungan pasokan listrik dari PLTA terjaga dengan baik,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Kalsel Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, kegiatan yang pihaknya lakukan sesuai dengan arahan Gubernur Sahbirin Noor , untuk menjaga kualitas air yang dialirkan Waduk Riam Kanan ke Martapura, Banjarbaru, dan Banjarmasin.

“Semoga mampu membangkitkan kesadaran masyarakat untuk menjaga Waduk Riam Kanan dari potensi kerusakan akibat sampah, sehingga bisa memastikan kelangsungan pasokan listrik dari PLTA terjaga dengan baik,” pungkas Hanif. (jejakrekam)

Penulis Syahminan
Editor Andi Oktaviani
Anda mungkin juga berminat
Loading...

Perang Sampah untuk Jaga Kualitas Air Waduk Riam Kanan