Penanaman Pohon di Jalan Jafri Zamzam Terkesan Asal-Asalan dan Mubazir

TAK terencana, bahkan terkesan asal-asalan. Inilah terlihat saat beberapa pohon ditanam di antara bahu jalan dan trotoar taman di Jalan Jafri Zamzam, Komplek Wartawan, Kelurahan Belitung Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat. Beberapa batang pohon pun ditanam di sela-sela pagar penghalang siring taman Sungai Kerokan itu.

WARGA Jalan Jafri Zamzam, Anang Rosadi Adenansi pun melihat penanaman pohon di Kota Banjarmasin sepatutnya lebih terencana dan spesifik, bukan hanya mememuhi kewajiban.

“Hal ini agar efesiensi dari segi biaya juga bisa dihitung dari keperluannya. Terutama, jarak tanam harus diperhatikan dengan menyesuaikan bentangan dahan, karena hal ini berkaitan dengan panjang jarak akar nantinya,” ucap Anang Rosadi Adenansi kepada jejakrekam.com, Jumat (13/4/2018).

Ia pun melihat pohon yang ditanam adalah jenis trembesi yang akarnya keluar di atas tanah, sehingga dapat merusak jalan. “Jarak yang terlalu rapat juga menyulitkan perawatan dan kesuburannya. Kalau sudah ada pohon seperti di Jalan Jafri Zamzam, alangkah baiknya tidak perlu ditanam lagi. Pindahkan saja ke lokasi lain seperti di Jalan Veteran,” kata mantan anggota DPRD Kalsel ini.

Iklan Samping 300×250

Insinyur jebolan Universitas Jayabaya Jakarta ini melihat walau penanaman pohon itu belum sepenuhnya selesai, namun jika ada masterplan tentu pohon tersebut dapat ditanam dengan cepat tumbuh dan rindang. “Sebab, nantinya tidak akan mengganggu pekerjaan susulan,” ucap Anang Rosadi.

Dengan menyaksikan penanaman pohon yang asal-asalan itu, Anang Rosadi pun miris karena dana untuk program semacam itu berasal dari uang rakyat sejatinya mendapat hasil maksimal. “Tapi, faktanya pekerjaan semacam ini justru kemubazirannya yang tampak, bukan bicara skala prioritas. Ingat, apa kata ulama yang selalu mengingatkan bahwa tindakan mubazir adalah temannya setan,” ujar Anang Rosadi.

Untuk itu, vokalis parlemen Kalsel era 2004-2009 ini mengingatkan agar pemerintah harus menghindari tindakan yang mubazir, dalam setiap pekerjaannya karena menyangkut pertanggungjawaban uang rakyat yang dipakai.

“Saya lihat penanaman pohon di Jalan Jafri Zamzam ini jelas bukan skala prioritas. Malah bisa dikatakan sebagai tindakan mubazir, karena kawasan ini sudah banyak pohon. Mengapa tidak dipindahkan ke tempat lain yang lebih gersang?” cecar Anang Rosadi.(jejakrekam)

 

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi G Sanusi
Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.