Pakta Integritas Komitmen Rekrutmen Anggota Polri yang Bersih dan Transparan

KAPOLDA Kalsel Brigjend Pol Rachmat Mulyana menegaskan penerimaan anggota Polri dilakukan secara transparan, dimana hasil seleksi diumumkan secara terbuka di tiap tahapannya.

SELURUH tahapan mengacu pada prinsip dasar penerimaan, yakni bersih, transparan, akuntabel dan humanis (Betah) serta clear and clean.

“Seluruh peserta seleksi bisa langsung melihat hasilnya di setiap tahapannya secara terbuka,” kata Rachmat, Jumat (13/4/2018).

Menurutnya, kelulusan ditentukan oleh kemampuan masing-masing peserta. “Peserta jangan sampai terbujuk oleh pihak tak bertanggungjawab, karena semua itu bohong dan hanya memanfaatkan keluguan orangtua yang ingin anaknya lulus seleksi polisi,” tuturnya.

Iklan Samping 300×250

Bentuk keseriusan Panitia daerah (Panda) penerimaan calon anggota Polri, Polda Kalsel menandatangani pakta integritas dan pengambilan sumpah janji anggota Panda.

Dalam pakta integritas itu, Kapolda Kalsel, panitia, perwakilan orangtua atau wali, peserta, dan pengawas internal dan eksternal menyatakan komitmen menjaga seluruh tahapan seleksi sesuai aturan dan tidak melakukan kecurangan atau pelanggaran dalam bentuk apapun.

“Ini sesuai Program Prioritas Kapolri untuk menciptakan anggota Polri berkualitas, memiliki integritas tinggi, dan terpenting memiliki sikap melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat,” imbuhnya.

Hingga Kamis (12/4/2018), tercatat pendaftar Akpol sebanyak 128 orang, Bintara PTU 1.861 orang, Bintara TI 100 orang, Bintara Musik 11 orang, Bintara Kimia 4 orang, Bintara Penerbangan 12 orang, Bintara Pelayaran 2 orang, dan Tamtama Polri 140 orang.(jejakrekam)

Penulis Iman Satria
Editor Andi Oktaviani
Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.