Jembatan Banjar Indah Diganti Beton Girder Berbiaya Rp 7 Miliar Lebih

JEMBATAN ulin yang membentang di atas Sungai Pemurus dan menghubungkan Komplek Banjar Indah II di ruas Jalan Banjar Indah III dengan Komplek Beruntung Jaya, Kelurahan Pemurus Dalam, Kecamatan Banjarmasin Selatan akan segera diganti dengan jembatan kokoh.

DALAM teknologi rancang bangun sipil, Pemkot Banjarmasin memilih pola jembatan box girder yakni perpaduan balok baja dan beton di antara dua penyangga yang dapat berupa pier ataupun abutmen pada jembatan.

Untuk menyulap Jembatan Banjar Indah II itu telah dilelang secara terbuka melalui LPSE Banjarmasin dalam dua kegiatan yakni penggantian jembatan dengan pagu anggaran senilai Rp 7.075.000.000 atau Rp 7 miliar lebih, serta pengawasan teknis pekerjaan penggantian jembatan Banjar Indah II seharga Rp 429 juta lebih. Proses lelang pun telah sejak 12-22 Maret 2018 untuk proyek fisik dan pengawasan pada 9-14 Maret 2018.

Iklan Samping 300×250

“Untuk tahun ini, Jembatan Banjar Indah II dalam proses lelang. Ini merupakan bagian dari program untuk menggenjot pembangunan infrastruktur terutama jembatan yang ada di Banjarmasin. Sedangkan, sumber danya berasal dari APBD Banjarmasin tahun anggaran 2018,” ucap Kepala Bidang Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, HM Rustam kepada jejakrekam.com, Selasa (13/3/2018).

Menurutnya, dengan penerapan teknologi jembatan box girder sepanjang 20 meter, jauh lebih kuat dibandingkan pola jembatan ulin. Terlebih lagi, bahan baku kayu besi itu kini sudah sudah didapat. Rustam mengatakan proses penggantian jembatan tua dengan jembatan beton hampir merata di pelosok Kota Banjarmasin. “Untuk jembatan box culvert telah dibangun 15 buah yang berlokasi di lima kecamatan yang ada di Banjarmasin,” ujarnya.

Ia menjelaskan untuk tahun 2018 ini, Dinas PUPR Banjarmasin juga telah merencanakan penggantian dua jembatan ulin dengan box culvert dengan nilai proyek Rp 17 miliar lebih. “Semua proyek ini masih dalam tahap lelang. Kemungkinan bulan ini atau April 2018 akan selesai, sehingga bisa segera dikerjakan para rekanan pemenang proyek,” tandas Rustam.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi G Sanusi
Anda mungkin juga berminat
Loading...