DPRD Tabalong Minta Pelayanan RSUD H Badaruddin Kasim Terpusat di Satu Lokasi

SAAT ini pelayanan kesehatan di RSUD H Badaruddin Kasim, Tabalong, masih terpisah.

AWAL 2018 lalu, pelayanan rawat jalan sudah dilakukan di bangunan baru, sementara rawat inap masih di bangunan rumah sakit lama.

DPRD Tabalong menilai kondisi ini akan membuat pasien atau masyarakat repot, karena harus bolak balik dari bangunan baru ke bangunan lama.

Anggota DPRD Tabalong Kusmadi Uwis mengatakan, pihaknya berharap seluruh pelayanan, baik rawat jalan maupun rawat inap, bisa secepatnya dapat maksimal dengan terpusat di bangunan rumah sakit baru yang berlokasi di Maburai. “Jika terpusat, maka pelayanan yang diberikan RSUD H Badaruddin Kasim bisa lebih maksimal,” ujarnya.

Pihaknya akan memanggil instansi terkait agar penyelesaian pembangunan rumah sakit dapat selesai secepatnya, termasuk pula PDAM dan PT PLN untuk ketersediaan air bersih dan pasokam listrik.

Uwis juga meminta agar manajemen rumah sakit melakukan pembenahan fasilitas pelayanan. “Selain air bersih, masih banyak sarana dan prasarana penunjang lainnya yang perlu dilengkapi,” ujarnya.

Seperti penyediaan alat kesehatan yang modern, sehingga bisa menunjang pelayanan kesehatan.

Saat ini, di bangunan baru rumah sakit sudah ada 20 poli yang memberikan pelayanan terhadap pasien rawat jalan, namun belum maksimal.

Di bangunan baru rumah sakit, akan tersedia 400 tempat tidur yang terdiri Kelas 1, 2, 3, VIP dan SVIP. Jumlah tersebut jauh lebih banyak dibandingkan dengan lokasi lama yang hanya 110 tempat tidur.

Rencananya, juga akan disediakan pelayanan ruang rawat inap khusus bagi tahanan dan fasilitas rehabilitasi narkoba.(jejakrekam)

Penulis Herry
Editor Andi Oktaviani
Anda mungkin juga berminat
Loading...
Klik lonceng merah di samping kanan layar untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru pada gawai anda.