Berlaga di Empat Dapil Tanbu, Perindo Dilamar 48 Bakal Caleg

PEKAN kedua Maret 2018 membuat sejumlah parpol sibuk untuk menyusun dan menggodok nama-nama calon anggota legislatif yang akan bertarung di Pemilu 2019 mendatang.  Sejumlah parpol pun membuka diri bagi publik untuk mendaftar sekaligus memberi catatan terhadap rekam jejak para calon wakil rakyat yang disusun dalam daftar caleg sementara.

SALAH satunya adalah parpol debutan Pemilu 2019, Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Sejak membuka pendaftaran pada 1 Maret 2018, tercatat sudah ada 48 pendaftar bakal caleg yang berlaga di empat slot daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).

Empat dapil itu antara lain, dapil I (Simpang Empat dan Batulicin), dapil II (Kusan Hilir dan Sungai Loban), dapil III (Angsana dan Satui) serta dapil IV (Kuranji, Kusan Hulu, Karang Bintang dan Mantewe).

“Ada 48 bacaleg yang sudah mengambil formulir pendaftaran. Ke depan yang lolos akan berkompetisi memperebutkan 35 kursi DPRD Tanbu,” ujar Ketua DPD Perindo Tanah Bumbu, Yandi Kamitono kepada wartawan di Batulicin, Senin (12/3/2018).

Pria berkacamata yang juga didaulat ketua tim seleksi rekrutmen caleg ini, Partai Perindo membuka pendaftaran lewat dua pintu, yakni, secara internal via online berkoordinasi DPW Perindo Kalsel dan DPP Partai Perindo,  dan satu lagi terbuka di Sekretariat DPD Tanah Bumbu, Jalan Kersik Putih RT 03 Batulicin.

Pendaftar online berjumlah 7 orang dan sisanya 41 pendaftar kader partai besutan Hary Tanoe Soedibyo itu.”41 pendaftar itu kader dari 10 DPC Perindo Tanbu,” kata Yandi.

Formulir pendaftaran ini, menurut dia, ada dua lembar, satu lembar jenis form D3 berisi pengajuan bacaleg, terdiri identitas faktual, seperti e-KTP, Kartu Tanda Anggota, alamat, nomor handphone dan email. Sedangkan lembar satu lagi, surat pernyataan kesediaan bacaleg, menyangkut pekerjaan, pengalaman organisasi, riwayat pendidikan, diklat  dan pilihan penempatan dapil.

Iklan Samping 300×250

“Kendati tidak diisi semua tetap kami terima. Namun menjadi pertimbangan plus jika bacaleg mengisi seluruh data yang tersedia,” terang Yandi.

Sesuai jadwal intenal rekrutmen bacaleg, masih menurut dia, penutupan pendaftaran pada Minggu (30/3/ 2018) dan diharapkan para bacaleg yang mendaftar sudah seluruhnya mengisi dan mengembalikan formulir.

Ini mengingat tahapan pasca pendaftaran, dilanjutkan pengumuman kelulusan administrasi pada 1-7 April 2018, lalu besoknya 8 – 30 April 2018 dilakukan uji publik, interview, fit and proper test hingga pengumuman caleg Perindo di media massa pada 15 Juni 2018 atau dua minggu sebelum daftar ke KPUD.

“Walaupun parpol baru, dan tanpa target kursi, Perindo dapat berkompetisi dengan parpol lain yang tentu sangat siap,”ujarnya.

Salah satu bacaleg sudah mendaftar, I Wayan Sukarta asal Sungai Loban mengaku memilih mendaftar lebih awal. Ia berharap mengisi satu nama di Dapil II Tanah Bumbu. “Agar persiapan lebih panjang, saya sudah mengembalikan formulir, jika terdapat kekeliruan atau koreksi banyak waktu memperbaiki,” katanya.

Kader Perindo akrab disapa Barong ini menambahkan, pemilih yang disasarnya adalah warga binaan seputar wilayah dapil. “Mereka para pemuda dan perempuan yang sudah saya bina sejak setahun lalu,” ujarnya.

Sementara itu, Erwin Abdillah, bacaleg ini mengaku siap tempur di dapil III juga telah mengembalikan formulir. Ia mengatakan siap menunggu hasil pengumuman administrasi. “Saya telah menyiapkan tim yang membantu saya untuk bergerak ke masyarakat,” kata pemilik salah satu hotel di Sungai Danau, Satui ini.(jejakrekam)

 

 

Penulis Ibnu Syakban
Editor Andi Oktaviani
Anda mungkin juga berminat
Loading...