Ribuan Jamaah Memutih di Haul Akbar ke-19 Habib Hasan Al-Kaff

RIBUAN jamaah memadati kediaman almarhum Habib Hasan bin Abdurrahman Al-Kaff, Jalan Pangeran Samudera Nomor 12 (belakang Toko Orion), Banjarmasin, Minggu (11/3/2018). Jamaah yang mengenakan busana putih-putih tampak takzim dan khusyuk mendengar ceramah agama yang disampaikan para habaib dan ulama kondang Kalimantan Selatan dalam peringatan haul ke-19 Habub Hasan bin Abdurrahman Al-Kaff, samping Masjid Nor Banjarmasin.

ACARA puncak haul ke-19 merupakan rangkaian peringatan serupa pada Sabtu (10/3/2018) bertepatan dengan 23 Jumadil Akhir 1439 Hijriyah. Usai pembacaan maulid Nabi Muhammad SAW yang dibawa Majelis Ahbaburrosul SAW pimpinan Habib Ali Khaidir bin Hasan Al-Kaff, dilanjutkan dengan pembacaan manaqib tokoh agama yang mendirikan Masjid Noor di tengah kompleks Pasar Sudimampir Raya itu.

Saat tausyiah secara bergantian KH Asmuni yang dikenal dengan Guru Danau, Habib Abdurrahman bin Hasan Al Habsyi (Jakarta), Habib Muhammad Ridho bin Abdullah Assegaf, dan sang tuan rumah, Habib Ali Khaidir bin Hasan Al Kaff yang juga pimpinan Majelis Ahbaburrosul SAW Banjarmasin.

Guru Danau pun mengajak agar umat Islam terus meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dan keluarga serta kepada para ulama selaku pewaris para nabi. “Sayangi kedua orangtua kita. Sebab, dalam hidup beliau (Habib Hasan bin Abdurrahman Al-Kaff) juga mencontohkan sifat-sifat baik seperti yang dicontohkan datuknya (Nabi Muhammad SAW),” ujar Guru Danau.

Hal senada juga diungkapkan Habib Abdurrahman bin Hasan Al-Habsyi. Menurut sang habib ini, selama hidupnya Habib Hasan bin Abdurrahman Al-Kaff selalu mengabulkan hajat orang yang mengundang beliau.

Dalam kesempatan itu, Habib Abdurrahman Al Habsyi mengungkapkan keprihatinannya terhadap bahaya narkoba yang telah mengancam generasi sekarang.

“Sudah banyak korban, apalagi kebanyakan adalah anak-anak kita. Mari kita kembali ke ajaran Rasulullah SAW bagaimana pentingnya mengajarkan agama kepada anak-anak kita,”

“Tidak harus anak cucu kita menjadi seorang ustadz, tak harus berlajar ke pondok pesantren. Terpenting adalah kita sebagai orangtua yang menjadi guru mereka, mengajarkan Alqur’an serta akhlak-akhlak yang baik, sehingga bisa menjadi contoh teladan bagi mereka,” papar Habib Abdurrahman Al-Habsyi.

Sambutan sang sohibul bait, Habib Ali Khaidir Al Kaff yang juga anggota DPRD Kalsel dari Fraksi PPP pun mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas kehadiran para jamaah. Mereka tak hanya datang dari Banjarmasin, namun juga luar dari ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini. Apalagi, kegiatan haul akbar ini berlangsung sejak pukul 08.30-12.15 Wita juga dihadiri Wakil Kapolda Kalsel Kombes Pol Nasri dan pejabat lainnya.(jejakrekam)

 

Penulis Sirajuddin
Editor Didi G Sanusi
Anda mungkin juga berminat
Loading...
Klik bel merah di samping kanan layar untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru.