Ketua KPUD Kalsel Yakin Lolos, Meski di Luar Ada Bahasa Miring

PENYARINGAN tahap ketiga dari 35 calon komisioner KPUD Kalimantan Selatan yang lolos uji tes computer assisted test (CAT) untuk mendapat 30 orang terbaik telah dimulai dengan serangkaian uji psikotes di Polda Kalsel, Kamis (8/3/2018).

SERANGKAIAN tes yang dilakukan tim psikolog profesional ini diharapkan bisa memberi gambaran utuh terhadap aspek-aspek psikologis dari para calon komisioner KPUD Kalsel terhadap beban dan tugas kerja yang akan diembannya pada periode 2018-2023. Sesuai skedul, psikotes ini berlangsung selama dua hari sejak Kamis (8/3/2018) hingga Jumat (9/3/2018).

Salah satu peserta yang juga calon petahana, Ketua KPUD Kalsel DR Samahuddin Muharram pun mengaku telah menyelesaikan serangkaian uji psikotes.

“Yang diujikan dalam psikotes ini terkait dengan ujian CAT sehari sebelumnya, termasuk wawancara dan diskusi kelompok,” ucap Samahuddin Muharram usai keluar ruangan psikotes kepada jejakrekam.com, Kamis (8/3/2018).

Dosen FISIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini mengungkapkan dalam tes itu juga banyak terkait seperti apa tugas dan beban kerja seorang komisioner KPU ke depan. “Ya, karena ini sebagai calon petahana, tentu sudah merasakannya. Fenomenanya seperti apa? Lalu, langkah strategis berikutnya yang bisa diambil  ke depan dan sebagainya,” tutur Samahuddin.

Mengenai diskusi kelompok, Samahuddin mengungkapkan lebih banyak difokuskan pada pemecahan masalah atau suatu kasus misalkan terkait problema krusial dalam tahapan pemilu, dan kemudian bagaimana mencarikan dan membuat rekomendasi penyelesaiannya.

“Dalam diskusi kelompok, dibagi dalam setiap kelompok terdiri dari 5 hingga 6 calon komisioner. Ya, para peserta dalam masing-masing kelompok diserahkan sebuah kasus yang harus dipecahkan, seperti mengantisipasi kompleksitasnya pemilihan calon anggota legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres),” papar Samahuddin.

Lantas seberapa yakin Anda bakal lolos dalam serangkaian ujian demi meraih tiket 5 kursi yang tersedia di KPUD Kalsel? Samahuddin pun langsung menebar optimisme. “Insya Allah, 100 persen, walaupun ada bahasa-bahasa (miring) di luar sana tentang diri saya. Itu manusiawi  saja. Bagi saya, suatu kritikan itu bagus untuk membantu kita agar lebih baik sebagai komisioner ke depan,” pungkas Samahuddin.(jejakrekam)

 

Penulis Asyikin
Editor Andi Oktaviani
Anda mungkin juga berminat
Loading...
Kata mereka tentang jejakrekam.comhttps://www.youtube.com/watch?v=JMpxvqUGSc4&t=28s