ONH 2018 Diprediksi Naik, Antrean CJH di Kalsel Capai 27 Tahun

JIKA sebelumnya ongkos naik haji (ONH) tahun 2017 sebesar Rp 34.890.321, nah untuk musim haji tahun 2018 ini diprediksi bakal mengalami kenaikan. Hal ini dipicu kebijakan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang akan memberlakukan pungutan pajak, terutama pajak barang bawaan bagi para calon tamu Allah.

KONSEKUENSI logisnya tentu berimbas dengan bertambahnya biaya yang harus ditanggung para calon jamaah haji (CJH). Namun, besaran nilai tambah ONH itu masih belum diterbitkan resmi oleh pemerintah pusat karena masih digodok ketentuannya tertuang dalam keputusan presiden (keppres).

“Kami masih menunggu keppres yang memuat penentuan biaya ONH tahun 2018. Untuk tahun 2017 lalu, ONH mencapai Rp 34.890.312. Untuk ketentuan masih menunggu hasil penggodokan Panitia Kerja (Panja) DPR RI yang akan merumuskan hingga terbitnya keppres, serta petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis, termasuk jadwal pelunasan biaya keberangkatan haji,” ucap Kepala Seksi Pendaftaran dan Dokumentasi Haji Kanwil Kemenaga Kalsel, Nofirman kepada jejakrekam.com, Rabu (7/3/2018).

Ia mengakui animo masyarakat Kalsel untuk bertolak ke dua Tanah Suci Makkah-Madinah sangat tinggi, terbukti hingga Rabu (7/3/2018), tercatat ada 103 ribu para calon tamu Allah tersebut. “Sedangkan, jatah atau kouta yang diberikan pemerintah pusat untu Kalsel bagi calon jamaah haji (CJH) mencapai 3.831 orang,” ujar Nofirman.

Dengan kondisi itu, dia mengakui daftar tunggu atau antrean para CJH di Kalsel yang bisa menunaikan ibadah rukun Islam kelima itu selama 27 tahun.  “Untuk jadwal pemberangkatan jamaah haji tahun 2018 akan dimulai pada 16 Juli 2018 mendatang. Kami berharap kenaikan ONH 2018 ini tak terlalu besar dibandingkan tahun lalu,” imbuh Nofirman.(jejakrekam)

 

 

 

Penulis Ipik Gandamana
Editor Andi Oktaviani
Anda mungkin juga berminat
Loading...
Klik bel merah di samping kanan layar untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru.