Ucapan ramadhan

Perubahan Arus Lalu Lintas, Boroskan Penggunaan BBM

UJI COBA dalam rekayasa lalu lintas dan kemudian dipermanenkan menjadi pola kebijakan yang diambil Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, dalam menutup belokan hingga ingin menetapkan sistem satu arah di beberapa ruas jalan seperti Jalan Veteran dan Jalan RE Martadinata.

PENGAMAT pemerintahan dan kebijakan publik FISIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, DR H Hairudinor mengatakan apa yang dilakukan Dinas Perhubungan Banjarmasin dalam mengurai kemacetan dan kepadatan kendaraan bermotor patut diapresiasi.

“Namun, dalam menerapkan kebijakan menyangkut rekayasa lalu lintas, apalagi kemudian dipermanenkan itu sama saja namanya arogan. Seharusnya, diujicobakan dulu, jangan langsung dipermanenkan,” ucap Hairudinor kepada jejakrekam.com, Rabu (14/2/2018).

Ada kesan di tengah publik, menurut Hairudinor justru Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin merasa paling benar, karena setiap kebijakan apalagi menyangkut kepentingan publik harus melalui sebuah kajian ilmiah. “Sekarang contohnya ketika beberapa belokan di ruas Jalan Brigjen H Hasan Basry (Kayutangi) ditutup, justru memboroskan bahan bakar minyak (BBM). Mengapa? Karena, para pengendara bermotor harus berbelok jauh,” tuturnya.

Untuk itu, Hairudinor menyarahkan agar dalam menerapkan kebijakan semacam, Pemkot Banjarmasin khususnya Dishub Banjarmasin dalam mengatur lalu lintas di ibukota Provinsi Kalsel tak menimbulkan masalah baru. “Ya, seperti pemborosan BBM, sedangkan kemacetan yang hendak diurai justru masih terjadi. Saya sarankan sebaiknya dalam merekayasa lalu lintas di Banjarmasin, harus ada studi komparatifnya,” ucapnya.

Iklan Samping 300×250

Sementara itu, Ketua Ormas Sangga Lima, Sulaiman mengungkapkan rencana Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin melalui Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan untuk menetapkan satu arus di Jalan Veteran, telah dibatalkan.

Sebelumnya, pada Senin (12/2/2018), untuk pengendara bermotor hanya boleh melintas di Jalan Veteran menuju Jalan Piere Tendean arah Jembatan Merdeka. Kemudian, ketika hendak ke Jalan Veteran, hanya bisa melintas di Jalan Achmad Yani, begitu pula ke Jalan Sungai harus melalui Jalan Melayu Darat.

“Namun, rencana ini akhirnya dibatalkan. Kami berterima kasih kepada Pemkot Banjarmasin yang akhirnya mendengarkan aspirasi para pelaku usaha dan warga Jalan Veteran. Kami bersyukur, akhirnya jalan satu arah yang hendak diberlakukan di Jalan Veteran dibatalkan, dan dikembalikan seperti semula,” kata Sulaiman lagi.(jejakrekam)

Penulis : Ahmad Husaini

Editor   : Didi G Sanusi

Foto     : Iman Satria

 

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.