Ucapan ramadhan

Kanwil Kemenag Kalsel Masih Kekurangan ASN

SABAN tahun, rata-rata  86 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalsel memasuki masa purna tugas. Untuk mengisi kursi yang lowong, tentu perlu perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang baru.

TERKAIT hal itu, pemerintah pusat diminta turut memperhatikan kecukupan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalsel.

“Untuk menunjang kinerja Kanwil Kementerian Agama Kalsel harus ada penambahan pegawai baru. Setiap tahun, ASN rata-rata pensiun sebanyak 86 orang,” ujar Kepala Sub Bagian Organisasi dan Tatalaksana (Ortala) Kemenag Kalsel H Said Muchdori kepada jejakrekam.com, Kamis (8/2/2018).

Diungkapkannya, sejak 2005 atau sudah sekitar 13 tahun, tidak ada pengangkatan tenaga honorer. Selain itu, katanya, jika dikalkulasikan selama 13 tahun dan ada 86 orang yang pensiun per tahun, maka ASN di Kanwil Kementerian Agama Kalsel sudah berkurang sebanyak 1.018 orang. “Kondisi ini tentunya sangat tidak ideal untuk menunjang kinerja kami di Kalsel,” katanya.

Mengatasi kekurangan karena ditinggalkan ASN yang pensiun, katanya, diberlakukan penggeseran untuk mengisi satu jabatan yang kosong.

Iklan Samping 300×250

“Tetapi langkah tersebut lama kelamaan juga kurang optimal. Sebab, selain rangkap tugas atau jabatan, kebanyakan ASN yang digeser atau yang mengantikan juga sudah berusia kurang produktif, bahkan juga mendekati masa pensiun. Sementara untuk menambah tenaga pegawai harus menunggu bertahun-tahun lamanya,” katanya.

Didampingi Kabag Humas Kanwil Kemenag Kalsel Hidayatturahman, H Said Muchdori menyebutkan, pada Triwulan IV tahun 2018 nanti, pemerintah pusat akan membuka formasi lowongan CPNS. “Kami berharap pemerintah pusat dapat memenuhi ASN itu,” katanya.(jejakrekam)

Penulis : Ipik Gandamana

Editor   : Andi Oktaviani

Foto     : Kanwil Kemenag Kalsel

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.