Dirgahayu

Bersaing di Bisnis Retail, Gerai 212 Mart Bidik Pasar Umat

JARINGAN bisnis retail modern yang dilakoni Koperasi Syariah 212 Bauntung Batuah, kini resmi berdiri Banjarmasin. Hal ini ditandainya dengan diresmikannya Gerai 212 Mart di Jalan Pangeran Antasari, Banjarmasin oleh Walikota Ibnu Sina didampingi Ketua MUI Kalsel KH Husin Naparin dan Ketua Koperasi 212 Jakarta, Eka Rusmiyati pada Sabtu (3/2/2018).

MINIMARKET yang berjaringan ini diharapkan bisa menyebar di 52 kelurahan yang ada di ibukota Provinsi Kalimantan Selatan. Lampu hijau ini diberikan Walikota Ibnu Sina yang mengaku bangga spirit umat Islam untuk menggeluti bisnis retail yang sudah ada di Banjarmasin.

“Saya berharap Gerai 212 Mart ini bukan satu-satunya di Banjarmasin. Tapi, harus bisa menyebar di 52 kelurahan yang ada di Banjarmasin,” kata Ibnu Sina. Mantan Ketua DPW PKS Kalsel ini mengungkapkan kehadiran Gerai 212 Mart ini bukan muncul tiba-tiba, namun telah memenuhi aturan dan ketentuan atau prosedur yang berlaku dalam pendirian bisnis retail di Banjarmasin.

“Saya beri kesempatan agar dibuka di seluruh kelurahan yang ada di Banajrmasin. Apalagi, gerai 212 Maret ini memiliki kelebihan, karena didirikan lebih dari 200 anggota. Ini artinya, bisnis ini digerakkan dari rakyat untuk rakyat atau dari umat untuk umat,” papar Ibnu Sina.

Bagi mantan anggota DPRD Kalsel ini, pendirian bisnis retail sejalan dengan target Pemkot Banjarmasin untuk menciptakan 500 wira usaha baru per tahun, khusus untuk mendorong terus meningkatnya usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Selama ini, dari 500 wira usaha baru itu rata-rata bergerak di produksi makanan lokal seperti kuliner dan lainnya. Saya anjurkan agar produk mereka bisa masuk ke Gerai 212 Mart. Ini sesuai peraturan daerah (perda) di Banjarmasin yang mengharuksn ada 20 persen konten produk lokal yang dijual di bisnis retail, termasuk dari produk pelaku UMKM,” tegas Ibnu Sina.

Dia juga mengingatkan agar Gerai 212 Mart ini tak menggunakan kantong plastik yang telah diterapkan di bisnis retail lainnya. “Bisa gunakan tempat atau wadah yang bisa dipakai berulang kali, seperti kantong purun yang bisa menggerakkan ekonomi lokal. Untuk para calon pembeli, agar membawa kantong sendiri yang sangat praktis,” cetusnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi 212 Bauntung Batuah HM Ismail Iberahim mengungkapkan gerai yang dibuka di Banjarmasin merupakan cabang ke-81 dari seluruh gerai yang ada di Indonesia. Politisi Partai Bulan Bintang (PBB) ini hakkul yakin bisnis retail yang digarap Koperasi 212 Bauntung Batuah akan mampu bersaing dengan bisnis serupa. “Selain, kami membidik pasar  yang sudah ada, kami juga melayani seluruh anggota Koperasi 212 Bauntung Batuah. Apalagi produk yang dijual dijamin kehalalannya serta produk yang sesuai dengan syariah,” kata Ismail.

Dia mengatakan pangsa pasar jelas, karena Gerai 212 Mart ini memenuhi kebutuhan setiap anggota tiap bulan, di samping masyarakat umum lainnya. “Kami mohon dukungan semua alumni 212 yang ada di Kalsel agar gerai ini cepat berkembang pesat. Untuk modal awal pembentukan minimarket ini hanya 350 juta,”ucap anggota DPRD Banjarmasin ini.

Ia memastikan ekspansi pasar Gerai 212 Mart akan menyasar kawasan perkantoran Pemkot Banjarmasin, karena komunitas 212 sudah mencapai lebih dari 1.000 orang. “Kami berharap mereka bisa jadi anggota Koperasi 212 Bauntung Batuah, agar bisa memenuhi kebutuhannya. Nah, kalau berharap anggota koperasi hanya 350 orang, makanya kami berharap agar seluruh warga Banjarmasin turut bergabung,” kata Ismail.(jejakrekam)

Penulis : Asyikin

Editor   : Didi G Sanusi

Foto     : Humpro Banjarmasin