Amankan Aset, Tinggal Ketegasan Pemkot Banjarmasin

MENCUATNYA dugaan lahan bekas SDN Melayu 2 yang ‘dicaplok’ Duta Mall, terus memancing reaksi kalangan wakil rakyat di DPRD Banjarmasin. Para legislator yang berkantor di Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin ini menuding selama ini Pemkot Banjarmasin tak pernah tegas dan terkesan lalai dalam menjaga aset-aset daerah.

WAKIL Ketua DPRD Banjarmasin, Budi Wijaya menegaskan selama ini pihaknya selalu mengingatkan agar pemerintah kota menjaga aset-aset agar tak hilang, bahkan diklaim pihak lain.

“Masalah lahan bekas SDN Melayu 2 yang kini diuruk dan dijadikan akses atau areal parkir di Duta Mall, sikap DPRD Banjarmasin sudah bulat dan tegas agar segera diamankan. Caranya, tinggal ketegasan Pemkot Banjarmasin dalam bersikap, apakah dengan melayangkan surat teguran, peringatan atau malah bisa dipidanakan,” kata Budi Wijaya kepada jejakrekam.com, Kamis (1/2/2018).

Ia menegaskan DPRD Banjarmasin pun akan segera mengagendakan rapat gabungan melibatkan Komisi I dan II, untuk memanggil pejabat terkait seperti Badan Keuangan Daerah (Bakueda) Banjarmasin serta  Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Banjarmasin serta lainnya untuk digali keterangan seputar permasalahan lahan di kawasan Duta Mall.

“Jangan sampai, kasus-kasus aset yang terlantar dan tak diurus Pemkot Banjarmasin, kembali terulang. Sudah banyak aset-aset Pemkot Banjarmasin yang telah berubah menjadi bangunan dengan status hak guna bangunan (HGB) dan lainnya,” kata legislator PKB.

Budi Wijaya pun menyebutkan seperti lahan Pemkot Banjarmasin di Jalan Sutoyo S-Jafri Zam-Zam yang kini menjadi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), lahan di Jalan Pangeran Antasari yang berubah jadi ruko, serta kawasan lainnya.

Alfamart 300×250

“Nah, kalau sudah berubah semacam itu, tentu Pemkot Banjarmasin yang akan kerepotan ketika hendak mengklaim atau mengambilalih. Makanya, kami meminta data inventarisir aset agar tak beralih fungsi atau malah kepemilikan,” cetusnya.

Informasi yang dihimpun jejakrekam.com, bukan hanya aset itu, banyak pula lahan seperti bekas SD Nagasari di Jalan Djok Mentaya yang kini ditempati Nasa Hotel, lahan bekas perkantoran di Jalan Brigjen H Hasan Basry menjadi pertokoan, serta aset lainnya di kawasan Jalan Veteran dan lainnya, telah beralih fungsi.

Sayangnya, Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah saat dikonfirmasi soal lahan bekas SDN Melayu 2 di kawasan Duta Mall, belum bisa memberi jawaban. Dia mengaku tengah memimpin rapat. “Nanti, masalah itu akan dibahas,” kata Hermansyah, singkat.(jejakrekam)

Penulis : Didi GS

Editor   : Didi G Sanusi

Foto     : Iman Satria

 

 

 

 

Anda mungkin juga berminat
Loading...

Amankan Aset, Tinggal Ketegasan Pemkot Banjarmasin