Rumah Inggris Glorious, Cara Asyik Belajar Bahasa Inggris

MARAKNYA penggunaan bahasa Inggris di segala bidang kehidupan, berbanding terbalik dengan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memahami bahasa asing tersebut. Sebagai seorang yang mumpuni dalam penguasaan bahasa internasional itu, Hj Amirah merasa dilecut untuk berbuat yang terbaik bagi masyarakat. Dia pun kemudian memutuskan untuk  mendirikan “Glorious English House” atau “Rumah Inggris Glorious”.

HJ AMINAH sendiri merupakan alumni Kampung Inggris di Kota Pare, Kota Kediri, Jawa Timur tersebut menatap kampung halamannya di Desa Sei Tuan, Kecamatan Astambul memiliki kemiripan dengan suasana Kampung Inggris di Kota Pare, yang jauh dengan wilayah perkotaan dan harga makanan yang ramah dengan isi kantong.

“Kalau di Pare, satu kampung berbahasa Inggris di Kota Kediri. Nah, kami mengawali mimpi itu dengan mendirikan rumah Inggris dulu,” ujar pengajar publik speaking training bagi para dosen di Kalsel ini kepada jejakrekam.com, Minggu (12/1/2018).

Meskipun bernama Rumah Inggris, Hj Amirah mengatakan dirinya memiliki cita-cita yang sama besar dengan kampung Inggris. Yakni, mengenalkan hingga membiasakan bahasa asing tersebut sebagai bahasa percakapan bagi orang-orang sekitar.

“Saya kira bahasa Inggris sudah menjadi tuntutan zaman. Dari menu makan hingga lowongan pekerjaan, bahkan pendidikan, menyajikan sekaligus mensyaratkan kita memahami bahasa Inggris. Dan saya tidak ingin orang kita terbelakang hanya karena terkendala bahasa,” jelas coach debat bahasa Inggris di sekolah-sekolah ternama di Kalsel itu.

Karena itu, sambung ibu dua anak ini, di Rumah Inggris disajikan pelajaran bahasa Inggris dengan cara menyenangkan dengan biaya yang sangat terjangkau. Bahkan, ada diskon tersendiri bagi mereka yang berminat.“Tentu saja, ada ketentuan-ketentuan tertentu bagi mereka yang mendapat potongan harga tersebut. Semisal tidak mampu,” ucapnya.

Rumah Inggris terbuka untuk umum. Dari pelajar SD hingga perguruan tinggi, bahkan pekerja kantoran yang mau meluangkan waktunya untuk belajar pun diterima menjadi members di Rumah Inggris.

Iklan Samping 300×250

Sejak didirikan pada 25 September 2017 tersebut, sudah banyak orang yang berminat menimba ilmu di Rumah Inggris.“Di antaranya, dari Balangan, Tambarangan (Tapin), Kandangan, Banjarmasin, Balikpapan, Jorong, bahkan ada yang dari Malang,” jelas Amirah.

Kenapa Rumah Inggris diminati? Hj Amirah menjelaskan, karena di Rumah Inggris mengajarkan materi penting yang dikemas dengan menyenangkan, dan harga yang terjangkau. Seperti, public speaking training, Debate Coaching, Speaking, Vocabulary, Pronunciation, Grammar, Listening, Reading, Writing, Games, Microteaching, Toefl preparation dan Weekly Talent.

“Hampir sama dengan yang ada di Kampung Inggris. Akan tetapi yang membuat Rumah Inggris sangat berbeda adalah pada program publik speaking dan pelatihan debat dalam bahasa Inggris. Di mana kita tahu, sangatlah mahal biaya yang harus kita keluarkan untuk public speaking training termasuk personal grooming training di Indonesia,” beber Hj Aminah.

Dari segi fasilitas, Rumah Inggris menyediakan asrama (English area 24 jam), tutor pendamping tiap asrama, menu kateringan (1 hari 3x dari kisaran harga @5000- @10.000), Masuk 5x dalam 1 hari di mulai dari hari Senin-Jumat, sertifikat, Foto bersama + Cd, Out door class, Out bond, T-shirt Rumah Inggris–GE House, Free 3 orang tutor/guru pendamping.

“Bagi yang berminat menjadi member Rumah Inggris, ada beberapa paket yang bisa diambil. Paket Short Course 3 hari=Rp 250.000,  Paket 1 minggu=Rp 450.000, Paket  2 minggu=Rp 500.000,  Paket 1 bulan=Rp 800.000, dan Paket 2 bulan=Rp 1.600.000,” pungkas Alumni STIKIP Banjarmasin ini.(jejakrekam)

Penulis : M Bulkini

Editor   : Didi G Sanusi

Foto      : M Bulkini

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.