DPRD Barito Utara Nilai Proyek Jalan Digarap Asal Jadi

KONDISI jalan yang ada di pelosok Kabupaten Barito Utara, masih tak layak. Seperti terlihat di ruas jalan Desa Sei Rahayu I, Kilomerter 52, Kecamatan Teweh Tengah dalam keadaan rusak, padahal sebelumnya telah dilakukan perbaikan.

TEMUAN ini diungkap Ketua Komisi II DPRD Barito Utara, H Tajeri usai melakukan reses ke daerah pemilihan (dapil) Kecamatan Teweh Tengah. Menurutnya, Desa Sei Rahayu sebelumnya telah dikerjakan proyek jalan dengan sistem multyears tahun  2014-2016. Namun, saat ini jalan tersebut sudah banyak yang hancur,.

“Sepertinya pekerjaan asal jadi, karena sudah beberapa kali kami kunjungan kerja ke desa itu, bukannya diperbaiki malah tambah hancur. Saya selaku wakil rakyat langsung bertemu dengan aparat desa,” kata Tajeri kepada wartawan di Muara Teweh.

Menurutnya, itulah kenyataan kondisi infrastruktur yang dinikmati warga desa, setelah bertemu aparat desa dan masyarakat setempat. Bahkan, warga terpaksa harus bergotong royong memperbaiki jalan tersebut.

“Ironis memang, jalan yang didanai dari APBD II dengan proyek multyears hasilnya seperti ini. Mari kita sama-sama mengawasi dan melihat kenyataan yang terjadi, saya berharap proyek jangan asal jadi. Proyek ini dikerjakan oleh rekanan dari Jakarta dengan nilai kontrak miliaran rupiah,” jelas politisi Gerindra ini.

Tajeri juga dengan tegas mengatakan, kalau semua pihak yang berkepentingan tidak yakin, bisa dibuktikan ke lapangan. “Dari keterangan aparat desa saat bertemu kami di lapangan juga membenarkan kondisi ini. Ya, jalan yang dibangun itu seperti adanya. Harapan kami, tentu semua pekerjaan jangan terkesan asal jadi. Sebab, semua uang yang digunakan untuk pembangunan adalah uang rakyat, termasuk gaji yang kami terima di DPRD Barito Utara,” pungkas Tajeri.(jejakrekam)

Penulis : Syarbani

Editor    : Fahriza

Foto      : Syarbani

 

 

Anda mungkin juga berminat
Loading...