Pakai Atlet Sewaan, KONI Kalteng Pastikan Ada Sanksi

WAKIL Ketua Umum Bidang Pembinaan Prestasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (Binpres KONI) Kalteng, M Rasad Samuel mengatakan ada tiga poin penting yang menjadi perhatian pada pelaksanaan Pekan olahraga provinsi (Porprov)  XI, yakni masalah teknis pelaksanaan, batasan usia dan pemakaian atlet luar Kalteng.

SEDANGKAN, pada Porprov di Barito Utara (Barut) 2018, pelaksanaan teknis perlombaan seperti batasan usia, aturan perlombaan diserahkan kepada masing-masing Pengurus provinsi (pengprov) cabang olahraga (cabor).

“Nanti, kami di Binpres KONI Kalteng akan rapat internal dulu. Setelah itu dilaporkan kepada Ketua Umum KONI. Rencananya, kami akan rapat dengan para Pengprov Cabor guna membahas beberapa poin yang menjadi perhatian di Porprov Kalteng di Barito Utara nanti,”kata Rasad di Palangka Raya, Rabu (3/1/2018)

Menurut dia, beberapa poin penting ini, untuk teknis pelaksanaan akan diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing pengprov cabor, berkaitan dengan aturan pertandingan, nomor lomba dan lain sebagainya. Kemudian terkait dengan batasan usia, diminta kepada cabang olahraga untuk memperhatikan batasan umur atlet untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, 2020 nanti.

Dia menjelaskan untuk batasan usia, setiap cabor sudah ada ketentuan dari masing-masing pengurus besar (PB). Misalnya, untuk dayung batasan usia pada PON XX nanti maksimal 28 tahun, jika dilihat dari batasan usia ini, maka untuk Porprov Kalteng nanti usia atlet maksimal  25 atau 26 tahun.

Sementara itu, KONI Kalteng dengan tegas,menolak pemakaian atlet dari luar Kalteng. Diwajibkan memakai atlet sendiri dari Kalteng. Binpres KONI Kalteng pada Januari 2018 ini akan membuat regulasi terkait dengan pemakaian atlet luar ini, apakah nanti ada sanksi atau tidak, selanjutnya akan dibahas dengan pengprov cabor.

“Yang pasti, jika ada yang ketahuan memakai atlet luar Kalteng kita langsung mencoretnya, kami berharap semua memakai atlet dari Kalteng,” cetus Rasad.

KONI menginginkan pada Porprov XI ini selain kabupaten dan kota mengejar prestasi disamping itu menjaring bibit atlet yang akan dipersiapkan untuk pra PON dan PON karena itu prestasi yang akan dicapai oleh Kalteng.

Kemudian, Rasad kembali mengingatkan bahwa untuk cabor yang dipertandingkan minimal ada 5 pengurusnya di kabupaten dan kota, jika jumlah perwakilannya tidak memenuhi persyaratan maka dipersilakan untuk menggelar eksibisi.(jejakrekam)

Penulis :  Tiva
Editor   :  Fahriza
Foto      : Tiva

 

 

 

Anda mungkin juga berminat
Loading...