Pergantian Tahun, Langit Banjarmasin Warna-Warni

PENUH kegembiraan, jalanan macet dan pusat-pusat keramaian massa penuh sesak. Gambaran ini yang mewarnai malam pergantian tahun 2017 menuju tahun baru 2018 di Banjarmasin. Ribuan warga tumpah ruah di dua tepian Sungai Martapura, persisnya di Siring Tendean dan Siring Sudirman Banjarmasin, ketika detik-detik hari terakhir 2017 menuju 1 Januari 2018.

TIUPAN terompet, suara petasan, dan pesta kembang api yang dipusatkan di Sungai Martapura, benar-benar meriah. Untungnya, skenario pesta malam tahun baru ini tak seperti tahun-tahun sebelumnya. Pemkot Banjarmasin dan Pemprov Kalsel sudah membagi kerumunan massa di berbagai tempat. Yakni, depan Taher Square atau Patung Bekantan, Menara Pandang, Siring Nol Kilometer dan kawasan Jembatan Merdeka.

Langit Banjarmasin pun penuh warna-warni, dan letupan kembang api pun pecah di udara. Hingga detik-detik memasuki tahun 2018 mendera. Angkasa ibukota Provinsi Kalimantan Selatan pun penuh gemerlap penuh cahaya kembang api.

Tak hanya warga Banjarmasin dan sekitarnya yang memeriahkan momen pergantian tahun baru 2018, ada pula warga dari Palangka Raya, dan kota-kota lainnya turut mengunjungi kawasan destinasi wisata Banjarmasin.

“Saya sengaja datang ke Banjarmasin untuk turut menyaksikan dan merayakan malam pergantian tahun 2017 ke 2018. Ternyata, di sini lebih ramai dan meriah. Makanya, saya bisa menikmati ketika langit Banjarmasin penuh cahaya,” ucap Annisa Rahmah, warga Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Kalteng kepada jejakrekam.com, Senin (1/1/2018).

Iklan Samping 300×250

Begitu dihitung mundur, dan tepat pada pukul 00.00, dentangan lonceng dari gereja dan disahut kembang api berbunyi menggelagar. Serentak pesta kembang api pun terjadi, seakan membelah langit Banjarmasin. Gemerlap cahaya kembang api terpantul dari permukaan Sungai Martapura.

Sementara itu, Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana yang menggelar doa bersama elemen masyarakat Kalsel di Pos Polisi Jembatan Merdeka. Tampak terlihat Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, dan sejumlah tokoh agama turut hadir dalam acara pemotongan nasi tumpeng.

“Semoga tahun 2018, Kalimantan Selatan tetap aman dan kondusif. Walau Kalimantan Selatan memiliki beragam warga yang berlatar belakang etnis dan agama yang berbeda. Ya, kita berdoa di tahun yang akan datang, saya yakin dibarengi dengan doa bersama, insya Allah pada 2018, aman dan kondusif. Apalagi, tahun depan, kita menghadapi empat pilkada di Kalsel, semoga situasi yang sudah terjaga bisa terpelihara,” ujar Kapolda Kalsel.(jejakrekam)

Penulis : Ahmad Husaini/Asyikin

Editor   : Didi G Sanusi

Foto     : Iman Satria

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.