Ucapan ramadhan

Usai Siram Istri dengan Cuka Getah, Suami Gantung Diri

WARGA Jalan Belitung Darat Gang Swadaya RT 09  dikagetkan adanya warga setempat yang gantung diri pada Rabu (6/12/2017) sekitar 18.05 Wita. Begitu mengetahui korban yang diketahui bernama Rudiani (50 tahun) tengah menggantung di atas seutas tali, warga dan relawan pemadam kebakaran langsung melarikan yang bersangkutan ke RSUD Ulin Banjarmasin.

INFORMASI yang dihimpun jejakrekam.com di lapangan, warga Jalan Belitung Darat, Gang Swadaya RT 9, Rudi mengungkapkan sebelum nekat menggantung diri, korban sempat terlibat cekcok dengan sang istri bernama Mega (45 tahun) di rumah keluarganya di Jalan HKSN, Kelurahan Kuin Utara, Banjarmasin, sekira pukul 11.00 Wita.

“Kabarnya, Rudiani sempat menyiram wajah istrinya dengan cuka getah. Lalu, kemudian istrinya dilarikan keluarga pihak istri ke RSUD Ansari Saleh,” ujar Rudi yang merupakan putra Ketua RT 9, Kelurahan Belitung Darat ini.

Usai mengantar istri Rudiani ke rumah sakit, sebagian keluarga besarnya kemudian melapor ke Polsekta Banjarmasin Utara atas kejadian penyiraman cuka getah yang dilakukan Rudiani.

Iklan Samping 300×250

Kemudian, pihak Polsekta Banjarmasin Utara berkorodinasi dengan Polsekta Banjarmasin Barat untuk meanngkap pelaku yang diketahui berada di rumahnya, Jalan Belitung Darat Gang Swadaya RT 09 RW 011 Nomor 2, Kelurahan Belitung Utara, Banjarmasin Barat.

Alangkah terkejutnya polisi, ketika mendongkrak pintu rumah pelaku ini, ternyata Rudiani sudah ditemukan tak bernyawa akibat gantung diri menggunakan tali ikat pinggang. Selanjutnya, warga dan ketua RT setempat dibantu relawan pemadam kebakaran langsung membawa mayat Rudiani ke RSUD Ulin Banjarmasin yang diketahui bekerja sebagai pemain organ tunggal dari Mazafa Group.

Sementara itu, warga Belitung Darat lainnya, Burhan mengakui saat bunuh diri dengan cara menggantung di seutas tali, Rudiani mengenakan baju koko. Usai diotopsi pihak dokter RSUD Ulin Banjarmasin dan INAFIS Polresta Banjarmasin, jenazah Riduan dikembalikan ke rumahnya untuk keperluan pemakaman.(jejakrekam)

Penulis : Asyikin/Sira

Editor   : Didi GS

Foto      : Istimewa

 

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.