Pelayanan Embarkasi Banjarmasin Makin Membaik

EMBARKASI Banjarmasin melakukan evaluasi fase pemberangkatan jamaah calon haji (JCH) Banjarmasin, untuk meminta masukan guna perbaikan pelayanan ke depan. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin melakukan rapat evaluasi fase pemberangkatan JCH tahun 1438 H/ 2017 M.

Rapat dipimpin langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan H Noor Fahmi selaku Ketua PPIH Embarkasi Banjarmasin.Selain mengucapkan rasa bangganya atas kerjasama semua pihak, Noor Fahmi mengatakan sesuai dengan Undang- Undang Nomor 13 Tahun 2008, jemaah haji berhak memperoleh pembinaan, pelayanan, dan perlindungan dalam menjalankan Ibadah Haji antara lain meliputi pembimbingan manasik haji dan materi lainnya, baik di Tanah Air, di perjalanan, maupun di Arab Saudi.

“Di asrama haji Embarkasi Banjarmasin, jemaah selain memperoleh pelayanan akomodasi juga dilakukan proses Custom Immigration and Quarantine (CIQ), check in penerbangan, pemberian gelang identitas dan living allowance, pemeriksaan akhir kesehatan, bimbingan manasik, serta pemantapan Ketua Regu (Karu) dan Ketua Rombongan (Karom) semuanya telah berjalan dengan baik.” paparnya di ruang pertemuan Gedung Jabal Rahmah Asrama Haji Banjarmasin, Kamis (24/08/17).

Ia menyinggung hasil survai kepuasaan jamaah haji tahun 2016 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Nasional menunjukkan bahwa amanat UU No 13 Tahun 2008 yang diarahkan pada peningkatan mutu pelayanan terlihat peningkatan yang sangat menggembirakan yaitu 83,83 persen atau kriteria memuaskan atau di atas standar. “Semoga tahun 2017 indeks kepuasaan jamaah lebih meningkat lagi.” katanya.

Terhadap barang bawaan JCH yang masih didapati sebagian kecil benda yang dilarang dalam penerbangan, Ia berharap untuk tahun mendatang sosialisasi di daerah lebih ditingkatkan lagi. “Ada 10 kali pertemuan dalam rangka manasik haji pada tingkat kecamatan dan kabupaten/kota.

Selain masalah manasik yang disampaikan, perlu juga JCH diingatkan lagi tentang barang-barang bawaan yang boleh dan tidaknya dibawa.” Harap Noor Fahmi. Pria enerjik ini menggarisbawahi laporan dari bidang kesehatan yang mengatakan dari total jumlah keseluruhan JCH yang diberangkatkan terdapat 63,5 % JCH risti dan sisanya dinyatakan sehat. “Faktor usia yang lebih dominan selain ada juga yang mempunyai riwayat penyakit yang dimiliki JCH sebelum masa keberangkatan. Kami bersama dinas kesehatan dalam hal ini KKP Kelas 2 Banjarmasin, secara intens memantau dan memperketat pengawasan khususnya untuk kondisi fisik mereka.” tuturnya.

Dari sisi penerbangan, da menyampaikan secara umum proses penerbangan yang dilayani tahun ini oleh Garuda Indonesia pada fase pemberangkatan terlihat sangat baik dengan adanya kemajuan jadual penerbangan rata-rata 20 menit. “Dari kloter awal hingga kloter 17, jadual penerbangan rata-rata lebih cepat dari jadual yang direncanakan sebelumnya dan mudah-mudahan kesuksesan ini akan terulang pada fase pemulangan nanti.”terangnya.

Pagi Jumat (25/08/17), 329 JCH kloter Bdj 17 telah diberangkatkan menuju Jakarta pada pukul 07.31 WITA dan selanjutnya akan bergabung dengan JCH asal Embarkasi Jakarta kloter 65 sebanyak 85 orang dan JCH kloter 11 asal Embarkasi Lombok sebanyak 25 orang. 442 JCH kloter gabungan 3 embarkasi tersebut akan diberangkatkan menuju Jeddah Arab Saudi pada pukul 10.25 WIB.

Seiring diberangkatkannya kloter Bdj 17, maka operasional pemberangkatan JCH Embarkasi Banjarmasin telah usai. Rentang waktu pemberangkatan dari tanggal 29 Juli sampai 25 Agustus 2017, Embarkasi Banjarmasin telah memberangkat JCH dan petugas sebanyak 3.891 orang.

Total porsi Kalsel tahun 2017 adalah sebanyak 3.831 orang jamaah serta mendapat tambahan dari porsi Kalteng yang tidak melunasi sebanyak 17 orang jamaah maka total porsi Kalsel menjadi 3.848 org. Menjelang keberangkatan terdapat 17 JCH yang batal disebabkan sakit, wafat dan alasan lain-lain sehingga total JCH asal banua Kalsel telah diberangkatkan adalah 3.831 orang JCH ditambah 60 orang petugas.(jejakrekam)

Penulis : Asyikin

Editor    : Afdi Achmad

Foto       : Detik