Dirgahayu

Tenaga Medis Banua Harus Siap Mental

DALAM setiap gelaran kompetisi, apalagi level nasional tidak hanya kemampuan dan keahlian yang berbicara. Namun ada faktor lainnya yang juga cukup penting menjadi bekal, salah satunya adalah mental.

Sebab saat tampil di depan orang banyak apalagi tingkat nasional, mental sangat mempengaruhi baik tidaknya peserta. Untuk itu, kepada 9 tenaga medis yang akan turun pada ajang nasional, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor menitipkan pesan agar bermental kuat.

Pesan itu ia sampaikan saat melepas sembilan tenaga kesehatan teladan tingkat Kalsel yang akanberkompetensi pada tingkat nasional, Rabu (9/8) di Ruang Astakona kediaman dinas gubernur. “Saya minta semua tenaga kesehatan Kalsel tidak mendek ketika berkompetensi dengan tenaga kesehatan lainnya pada tingkat nasional dan yakin dengan kemampuan yang dimiliki,’’ ujarnya.
Selain siap mental, kata pria yang akrap disapa Paman Birin ini, tenaga kesehatan Banua juga harus menguasai materi pada masing-masing bidang keahlian. Disamping juga melakukan inovasi dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di daerah ini.
“Saya yakin kemampuan tenaga kesehatan Kalsel mampu bersaing dengan tenaga kesehatan daerah lainnya dalam berkompetensi pada tingkat nasional,’’ katanya.

Dia berharap, tenaga kesehatan Kalsel dalam mengikuti kompetisi hendaknya tidak linglung atau bingung. Akan tetapi, lanjutnya, tetap tenang menghadapi materi yang disampaikan penguji. Yang penting lagi, katanya, tenaga kesehatan Kalsel harus bisa menjaga nama baik daerah pada tingkat nasional. “Hal itu merupakan konsekuensi sebagai duta Kalsel,’’ tuturnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, HM Muslim mengatakan, ada sembilan tenaga kesehatan yang mewakili Kalsel untuk mengikuti kompetensi pada tingkat nasional tahun 2017.
Muslim menjelaskan, sembilan tenaga kesehatan yang berkompetensi pada tingkat nasional itu merupakan bagian dari 21 jenis tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan primier ataupelayanan dasar.
Tenaga kesehatan yang berkompetensi pada tingkat nasional tahun 2017 tersebut antara lain dokter umum, dokter gigi, bidan, perawat, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, ahli gizi,kefarmasian.  “Mereka ini hasil seleksi tingkat provinsi,’’ urainya
Dalam kesempatan itu, Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, HM Muslim menyerahkan tabungan pembangunan nasional (Tabanas) untuk masing-masing tenaga kesehatan sebesar Rp7 juta.(jejakrekam)

Penulis Wan Marley

Editor: Agus Salim

Foto Wan Marley