Dirgahayu

Bangun Kampung Baiman, Ramah Anak dan Perempuan

PREDIKAT kota layak anak kategori pratama yang tersemat bagi Banjarmasin harus bisa dipertahankan dan terus dikembangkan. Tak hanya Taman Kamboja di Jalan Anang Adenansi yang disulap menjadi ruang terbuka hijau (RTH) ramah anak pada 2018 mendatang, berbagai terobosan dalam pemenuhan hak anak dan perempuan jadi sebuah keniscayaan.

DI ERA duet Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dan Wawali Hermansyah memang terbentuk beberapa  kampung KB dan kampung Baiman yang tersebar di lima kecamatan. Sebuah percontohan kampung yang berkarakteristik kearifan lokal serta tipikal budaya luhur Banjar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Banjarmasin Iwan Fitriady mengatakan prestasi ibukota Provinsi Kalimantan Selatan bisa menyabet gelar kota layak anak tak terlepas dari kerja keras semua komponen, khususnya mewujudkan Banjarmasin dengan kampung-kampung Baiman.

Ia mengatakan prestasi itu harus bisa memacu dan memicu agar menjadikan Kota Banjarmasin dengan andalannya kampung-kampung Baiman terbukti ramah terhadap perempuan, anak dan warga umumnya. “Ya, peringkat tertinggi kota layak anak kategori pratama ini sudah sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan pemerintah pusat dan berdasar fakta yang ada di lapangan,” tandasnya.(jejakrekam)

Penulis : Ahmad Husaini

Editor   : Fahriza

Foto     : Istimewa