Pasar Tungging Padat, Jembatan pun Jadi Parkiran

INGIN serba praktis, barangkali hal itulah yang ada dalam pikiran pengendara roda dua di kawasan  Berangas. Mereka seenaknya memarkir kendaraannya di badan jembatan Berangas, Kelurahan Berangas Kota, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola, tanpa mengindahkan kepentingan pengguna jalan lainnya.

MENURUT Anang, salah seorang warga setempat, pemandangan deretan kendaraan roda parkir di badan Jembatan Alalak Berangas tersebut, hampir berlangsung setiap hari pasar, khususnya di hari Minggu.

“Kendati, aparat sudah memasangi papan larangan parkir di badan jembatan, namun himbauan itu nampaknya kurang direspon positif oleh pengendara. Mereka tetap memarkir kendaraannya, di jembatan” ucap Anang kepada jejakrekam.com, Minggu (4/6/2017).

Padahal, menurut dia, arus lalu lintas di jembatan dengan konstruksi besi baja dan beton itu, cukup padat dikarenakan menghubungkan beberapa desa di sekitarnya.Selain pemandangan deretan kendaraan roda dua jembatan itu kurang lazim, juga bisa membahayakan pengguna jalan lainnya. Apalagi di dekat jembatan ada areal Pasar Tungging Berangas, yang dipastikan tingkat aktivitas warga disekitar itu cukup tinggi , seperti keluar masuknya warga ke areal pasar tradisional tersebut.

“Yang aneh lagi, papan larangan yang dipasang aparat disekitar jembatan raib entah kemana. Yang ada justru deretan kendaraan roda dua,” cerita Anang.(jejakrekam)

Penulis  : Muji Setiawan

Editor    : Didi G Sanusi

Foto      : Muji Setiawan