Dirgahayu

Anak SD Diingatkan Jangan Ikut Bagarakan Sahur

TOKOH Pemuda Jalan Merdeka Raya Buntok Buntok, Abdul Gapur menganjurkan agar anak di bawah umur, jangan diajak atau di perbolehkan untuk ikut tradisi bagarakan sahur di setiap malam selama Ramadhan.

“KAMI sangat prihatin dengan anak usia sekolah dasar (SD), kalau dibiarkan setiap malam, mereka bergerombol ikut bagarakan sahur dengan maksud untuk membangunkan kaum muslimin yang besoknya mau berpusa. Tujuan memang mulia, tapi untuk usia mereka, jelas tidak sampai berpikir ke sana. Mereka cuma tahu rame berjoget mendengarkan musik sambil berjalan,” kata Gapur kepada jejakrekam.com, di Buntok, Jumat (2/6/2017).

Ia berharap agar masing-masing orangtua yang mempunyai anak kecil, terlebih masih duduk di bangku SD, agar jangan memberi kebebasan terhadap anak untuk bergaul di jalan pada tengah malam sekalipun itu berada di bulan Ramadhan.“Yang kami takut kebebasan itu akan disalahgunakan mereka untuk terbawa pergaulan yang tidak baik seperti mengisap lem Fox, mabuk dan sebagainya,” tegas Gapur.

Dia mendesak  pihak terkait seperti kepolisian Polres Barsel maupun Satpol PP Barito Selatan setempat bisa cepat turut campur tangan dengan masalah ini. “Kalau ada anak usia SD yang keluyuran lebih-lebih ikut kegiatan bagarakan sahur yang tidak ada penanggung jawabnya, hendaknya bisa diberikan teguran atau di amankan,” tuturnya. Gapur menekankan kepada  para orangtua  bisa lebih tahu akan kebebasan bagaimana yang boleh diberikan kepada anak usia sekolah.(jejakrekam)

Penulis  : Didgdo

Editor    : Didi G Sanusi

Foto     :  Digdo