Biasanya di Palangkaraya, Ada Atraksi Budaya, HUT Kalteng Diperingati di Sampit

INGIN tampil berbeda pada jamaknya. Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Kalimantan Tengah yang ke-60 pada 23 Mei 2017 mendatang tak lagi dipusatkan di Palangkaraya. Kini, Sampit yang merupakan ibukota Kabupaten Kotawaringin Timur ditunjuk sebagai tuan rumah.

PERINGATAN hari lahir provinsi yang sebelumnya memilih memisahkan diri dari induknya, Provinsi Kalimantan Selatan ini akan diisi dengan berbagai kegiatan kebudayaan dan olahraga tradisional dari Bumi Isen Mulang.

“Jadi seperti tahun-tahun sebelumnya HUT Kalteng akan ada berbagai macam kegiatan yang mengisinya seperti kegiatan kebudayaan tari-tarian dan juga kegiatan olahraga tradisional Kalteng yang akan dilombakan,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, Guntur Talajan kepada wartawan di Palangkaraya, Jumat (31/3/2017).

Mantan Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah ini menjelaskan, kegiatan kebudayaan tari-tarian dan  olahraga tradisional itu, dikemas dalam
Kegiatan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) yang merupakan even tahunan dan diikuti seluruh kabupaten/kota  berlangsung  pada 19-22 Mei 2017.

Sebanyak 17 cabang lomba berupa atraksi seni budaya dan pertunjukan tradisional akan diperombakan seperti karnaval budaya, lawang sakepeng, maneweng, manetek dan menyila kayu. Menyipet, jukung tradisional, besei kambe dan jukung hias, balogo, habayang dan sepak sawut. Kemudian lomba kesenian yakni karnaval budaya, panginan tradisional, fotografi, tari daerah, lagu daerah, karungut, malamang, mangenta, mangaruhi dan pemilihan putra putri pariwisata.

Iklan Samping 300×250

“Olahraga tradisional ini dilombakan sebagai bentuk upaya pemerintah untuk memasyarakatkan kembali olahraga tradisional, terutama generasi muda agar dapat lebih mengenal olahraga tradisional khas Kalteng,” ujar  Guntur Talajan.

Bahkan, menurut dia, kegiatan olahraga tradisional yang dilombakan ini, sebagian sudah go nasional, seperti dayung merupakan transportasi masyarakat Kalteng hingga sekarang. “Selain itu menjadi cabang andalan di ajang kejuaraan nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON),” imbuhnya.(jejakrekam)

Penulis   : Tiva Rianthy

Editor     : Didi G Sanusi

Foto        : Tiva Rianthy

Anda mungkin juga berminat
Loading...

Biasanya di Palangkaraya, Ada Atraksi Budaya, HUT Kalteng Diperingati di Sampit