Dirgahayu

Sebelum Membunuh, Alus Telan Pil Zenith Dulu

HANYA butuh satu hari, jajaran kepolisian berhasil mengungkap motif pembunuhan terhadap pemilik bengkel Rudy di Jalan Mahat Kasan, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Banjarmasin Timur, pada Minggu (29/1/2017).

AKSI keji sang pelaku, Subari alias Alus (27 tahun) yang menghabisi nyawa Rudy Hendrawan (30 tahun), ternyata dipicu dendam lama. Usai meninggalkan korban yang bersimbah darah di Bengkel Rudy, Alus melarikan diri. Begitu dicari polisi, Alus setelah membantai sang bos bengkel Rudy, lari ke Sungai Lulut. Kemudian, dia bertolak dengan naik ojek menuju arah ke Binuang, tempat tinggal sepupunya.

Namun, aksi pelarian Alus ini harus berakhir di Desa Salam Babaris pada Senin (30/1/2017) malam. Dia berhasil dibekuk, tanpa melakukan perlawanan. Penangkapan pelaku ini berhasil berkat kerjasama antara Polda Kalsel, Polresta Banjarmasin, Polres Tapin, Polsek Salam Babaris serta Polsekta Banjarmasin Timur. Akhirnya, Alus dibawa aparat kepolisian menuju Polsekta Banjarmasin Timur yang menangani perkara pembunuhan tersebut.

“Dari pengakuan pelaku, dia melakukan pembunuhan itu dipicu motif dendam lama. Sebab, sebelumnya korban pernah mengancam pelaku. Bahkan, korban bersama istrinya pernah mengejar pelaku waktu bertemu di pasar,” ujar Kapolsekta Banjarmasin Timur, Kompol Dese Yulianti kepada wartawan, di Banjarmasin, Selasa (31/1/2017).

Alus yang juga pekerja bengkel di Desa Manarap, Kabupaten Banjar ini mengaku sebelum membunuh Rudy Hendrawan, terlebih dulu menelan dua butir pil zenith. Hal itu dilakukan Alus, berdasar keyakinan bisa menaikkan adrenalinnya. Terbukti, dengan membawa celurit, Alus menyabet senjata tajam itu ke tubuh korban yang sempat tertidur di bengkelnya. Walau sempat terjadi perlawanan, namun perkelahiran tak seimbang itu membuat celurit Alus akhirnya meminta korban.

Untuk menjerat pelaku ini, Dese Yulianti mengatakan pihaknya memasang Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman minimal 20 tahun penjara.

“Penangkapan pelaku ini berkat kerjasama jajaran kepolisian dari Polda Kalsel, Polresta Banjarmasin, Polres Tapin, Polsek Salam Babaris serta Polsekta Banjarmasin Timur,” ujar polisi wanita berpangkat satu melati di pundaknya ini.(jejakrekam)

Penulis  : Asyikin

Editor   : Didi GS